Ambilkan bulan bu!

“Ambilkan bulan bu!” pintaku.

“Iya nak. Sekarang juga aku ambilkan”, jawab ibu.

Ibu berusaha mengambil bulan itu. Dengan susah payah tak kenal lelah. Ibu terus berusaha.

ambilkan bulan bu!

Dari bulan purnama…

ambilkan bulan bu!

… hingga bulan sabit.

Ibu terus berusaha….

Akhirnya ibu berhasil mengambilkan bulan pada bulan purnama berikutnya.

bermain bulan

Horee!! Akhirnya ibu berhasil! Terima kasih bu! Ibu luar biasa!

Aku bermain bulan bersama teman-teman.

Ketika remaja…

Aku ingin membawa pulang bulan itu.

Aku gelundungkan saja… aduh… kok berat banget.

Eh, coba aku ukur dulu diameternya.

Ketika aku sudah dewasa…

Aku bisa bersahabat dengan bulan itu.

Dia selalu menemaniku bermain dan mengisi hari-hariku.

Foto-foto dari prelovac.com


  1. keren dan filosofis banget cak

  2. maksudnya apaan cak? Lagi males mikir nih…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.